PERHATIAN

BCA tidak memungut biaya apapun selama proses pendaftaran dan seleksi karir berlangsung.

ARTIKEL

Pelan Bukan Berarti Tertinggal - Hadapi Crisis Quarter Life Dengan Percaya Diri

23 April 2026

Friends, pernahkah kalian merasa semua orang di sekitar kalian sudah melangkah “lebih jauh”? Ada yang bekerja di perusahaan unggulan, ada yang sedang menikmati pendidikan lanjutan, dan yang lain sedang membangun bisnis. Ditambah lagi dengan exposure dari sosial media, membuat perbandingan diri menjadi tak terhindari. Terjebak di fase “figuring things out” dan mulai merasa tertekan dengan social standard yang terasa menyesakkan.

Tenang karena kamu nggak sendirian, dan ini merupakan fase yang wajar.

Fenomena ini disebut dengan Quarter Life Crisis, dimana ini merupakan sebuah periode ketika individu di usia 20-an menghadapi masa transisi dari remaja menuju dewasa sehingga memicu kebingungan, kecemasan, dan ketidakpastian arah hidup (Robbins A. dan Wilner A.,2001). Maka dari itu ketika seseorang merasa individu di sekitarnya lebih unggul, wajar bagi individu tersebut untuk merasa tertinggal. Di fase ini, kita sering tanpa sadar membandingkan diri dengan orang lain yang mengakibatkan, kita jadi merasa tertinggal, padahal sebenarnya setiap orang punya proses dan waktunya masing-masing yang berbeda.


Namun, penting untuk diketahui bahwa perasaan tertinggal tersebut normal dirasakan oleh sebagian besar dari teman-teman atau individu di kisaran usia yang disebutkan sebelumnya. Sehingga sangat mungkin “kesuksesan” yang kamu lihat di sosial media merupakan hasil kurasi dari segala kejadian yang dihadapi individu tersebut, dan hanya menampilkan hal-hal positif yang mereka alami. Karena tentunya, kita ingin terlihat baik di mata orang lain bukan?


Daripada terus-menerus menyalahkan diri sendiri dan overthinking, berikut adalah beberapa cara yang dapat Friends lakukan untuk menghadapi quarter life crisis, antara lain:
1. Mengubah perspektif negatif dalam diri
Banyak orang mengira bahwa dirinya “tertinggal”. Padahal, menurut konsep Emerging Adulthood, usia 20-an merupakan masa eksplorasi dan mencari jati diri sehingga ketidakstabilan sangat wajar terjadi. Daripada menganggapnya sebagai sebuah kegagalan, bangun mindset bahwa masa ini merupakan suatu fase dimana kamu bebas mengenal dirimu lebih dalam dan mencoba hal baru.

2. Kurangi kebiasaan membandingkan diri
Besarnya komunitas di sosial media membuka peluang yang lebih besar bagi seseorang untuk membandingkan dirinya. Apabila kamu mulai merasakan pikiran negatif akan dirimu, coba kurangi konsumsi konten-konten yang memicu hal tersebut. Sebaliknya, berikan afirmasi positif yang membangun semangat pada dirimu. Pahami bahwa sosial media merupakan album kesuksesan setiap orang, bukan keseluruhan hidup mereka.

3. Tuangkan perasaan, jangan dipendam
Menunjukkan sisi lemah bukan berarti kamu kalah, melainkan cara sehat untuk mengelola emosi dan pikiran. Quarter life crisis kerap membuat orang merasa sendirian, dan dapat diatasi dengan bercerita ke orang-orang terpercaya, seperti keluarga atau teman. Sebagai alternatif, journaling juga menjadi salah satu opsi untuk kamu menuangkan pikiranmu, agar lebih tenang dan keresahan hilang

4. Perbanyak eksplorasi dan tentukan suksesmu
Setiap orang memiliki definisi suksesnya masing-masing, dan pastinya sukses itu datang di saat yang berbeda-beda. Di masa ini, kamu bebas mencari minat dan tujuanmu untuk menentukan titik sukses yang kamu dambakan. Tidak semua orang langsung menemukan tujuan hidupnya. Yang penting kamu berani mencoba, belajar dari proses yang ada, serta konsisten dengan langkah yang diambil. Karena sedikit-sedikit, lama-lama jadi bukit.

Pada akhirnya, setiap individu memiliki ritme dan prosesnya masing-masing dalam menemukan arah hidup. Di tengah fase yang penuh ketidakpastian ini, lingkungan yang tepat dapat menjadi faktor penting dalam mendukung proses tersebut, terutama lingkungan kerja. BCA tidak hanya berperan sebagai tempat bekerja, tetapi juga sebagai ruang untuk belajar, berkembang, dan menemukan potensi diri secara lebih optimal. So, good luck Friends!

Artikel Lainnya

Cari Karir