BCA tidak memungut biaya apapun selama proses pendaftaran dan seleksi karir berlangsung.
05 June 2026
Saat berenang di laut, kita tidak selalu bisa melihat seberapa dekat jarak kita dengan tujuan. Yang bisa kita lakukan hanyalah terus bergerak, satu kayuhan demi satu kayuhan.
Menariknya, perjalanan pengembangan diri sering kali terasa serupa. Karena hasilnya tidak selalu terlihat secara langsung, banyak dari kita mulai bertanya-tanya apakah sudah berkembang atau justru tertinggal dibanding orang lain. Di era digital seperti sekarang, perasaan tersebut semakin mudah muncul. Setiap hari kita melihat kabar tentang seseorang yang mendapatkan promosi, diterima di perusahaan impian, melanjutkan studi ke luar negeri, atau memulai bisnis yang terlihat sukses. Tanpa disadari, kita mulai membandingkan perjalanan kita dengan perjalanan orang lain dan bertanya dalam hati, “Kenapa aku belum sampai di sana?”
Padahal, yang sering kali kita lihat hanyalah hasil akhirnya, bukan proses panjang yang ada di baliknya. Setiap orang memiliki titik awal, tantangan, kesempatan, dan ritme pertumbuhan yang berbeda. Karena itu, membandingkan perjalanan hidup kita dengan orang lain sering kali tidak memberikan gambaran yang utuh. Dari sudut pandang psikologi, perasaan tertinggal merupakan pengalaman yang cukup umum, terutama pada fase dewasa muda ketika banyak orang sedang membangun karier, mengejar tujuan hidup, dan mencari arah masa depannya.
Lalu, mengapa perasaan ini bisa muncul?
Social Comparison: Ketika Standar Kesuksesan Menjadi Bias
Salah satu penyebab utama munculnya perasaan tertinggal adalah social comparison atau kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain. Media sosial membuat kita terpapar pada berbagai pencapaian orang lain setiap hari. Fenomena seperti flexing karier, gaya hidup, maupun pencapaian finansial dapat membentuk persepsi bahwa kesuksesan harus diraih dengan cepat dan di usia yang relatif muda. Masalahnya, perbandingan tersebut jarang bersifat apple to apple. Kita membandingkan seluruh perjalanan hidup kita dengan potongan terbaik dari kehidupan orang lain. Akibatnya, kita lebih mudah merasa kurang, meskipun sebenarnya sedang berada dalam proses yang baik.
Terlalu Takut Mencoba Hal Baru
Terkadang, perasaan tertinggal muncul karena kita terlalu lama bertahan di zona nyaman. Rasa takut gagal, takut melakukan kesalahan, atau takut tidak memenuhi ekspektasi sering kali membuat kita menunda langkah berikutnya. Kita menunggu sampai merasa benar-benar siap, padahal dalam banyak situasi, kesiapan justru dibangun melalui pengalaman. Mengambil proyek baru, mempelajari keterampilan yang belum dikuasai, atau mencoba peran yang berbeda memang terasa menantang. Namun, dibalik tantangan dan kegagalan situlah proses belajar dan pertumbuhan berlangsung.
Ingin Cepat Sampai Tujuan
Di era yang serba cepat, kita tanpa sadar mengharapkan hasil yang cepat pula. Padahal, pertumbuhan yang bermakna hampir selalu membutuhkan waktu. Menurut K. Anders Ericsson, "Keahlian dibangun melalui proses belajar dan latihan yang konsisten dalam jangka panjang. Tidak ada jalan pintas untuk membangun kompetensi yang benar-benar kuat." Sama seperti membangun sebuah bangunan, bagian yang paling lama dikerjakan justru adalah pondasinya. Meskipun tidak terlihat dari luar, pondasi tersebut menentukan seberapa tinggi dan kokoh bangunan yang dapat berdiri di atasnya.
Terus Melangkah, Sekecil Apa Pun Langkahnya
Friends, jika saat ini kamu merasa perkembanganmu berjalan lebih lambat dibanding orang lain, bukan berarti kamu sedang tertinggal. Bisa jadi, kamu sedang membangun pondasi yang belum terlihat hasilnya hari ini. Kemajuan yang kamu cari sebenarnya sudah terjadi, hanya belum terlihat sebesar yang kamu harapkan. Pertumbuhan adalah tentang siapa yang tetap mau belajar, beradaptasi, dan terus melangkah meskipun prosesnya tidak selalu mudah. Karena dalam perjalanan pengembangan diri dan karier, konsistensi jauh lebih penting daripada kecepatan.
Just keep swimming, Friends. Setiap kayuhan kecil yang dilakukan hari ini tetap membawamu lebih dekat pada tujuan yang ingin dicapai.
Bagi Friends yang sedang mempersiapkan langkah awal karier, jangan ragu untuk terus mengeksplorasi berbagai peluang yang dapat mendukung proses belajar dan pertumbuhanmu, termasuk kesempatan untuk berkembang bersama kami di Rumah Biru BCA.