Berita & Artikel

Posted on: 16-08-2018

Serunya Pengalaman Linda Christinawaty, AO Berprestasi yang Memenangkan BCA Innovation Award 2017

Inov1

Inovasi layanan perbankan dan produk solusi keuangan merupakan komitmen yang berkesinambungan bagi BCA untuk nasabahnya. Tidak hanya nasabah, BCA juga terus berupaya mengembangkan potensi karyawannya dengan memberikan berbagai jenis pendidikan maupun pelatihan, baik yang diadakan di tiap kantor cabang maupun di BCA Learning Institute.

Bentuk dukungan lain juga diberikan BCA bagi para karyawannya dengan cara menggagas sebuah acara penghargaan tahunan terkait komitmen di atas yaitu BCA Innovation Award. Bagi Linda Christinawaty, salah satu Account Officer (AO) di BCA Kantor Cabang Utama (KCU) Semarang, ajang ini tidak hanya dirasakan bermanfaat bagi karirnya namun juga bagi pengembangan potensi dirinya. Baca serunya cerita Linda ketika mengikuti BCA Innovation Award tahun 2017 lalu dan berhasil keluar menjadi salah satu pemenangnya.

Seperti apa sih, rasanya menjadi salah satu pemenang BCA Innovation Award?

Rasanya luar biasa banget. Itu adalah salah satu pengalaman membanggakan yang pernah saya alami selama saya menjadi AO di BCA. Seneng banget!

Boleh diceritakan pengalaman sejak awal mengikuti BCA Innovation Award?

Awalnya kami ga nyangka akan masuk 30 besar, karena kami merasa ide kami itu sangat sangat sederhana, dan sempat berpikir juga kayanya cabang ga mungkin menang. Jadi ketika lolos 30 besar kami bertanya-tanya, kok bisa ya?!

Boleh tahu ide apa yang tim Anda ajukan untuk mengikuti ajang ini?

Ide kami adalah peningkatan pengembangan fasilitas kredit dari referral kepala KCP (Kantor Cabang Pembantu), melalui sebuah sistem skoring sederhana untuk menentukan kelayakan dan langkah lanjutan yang akan diambil sebelum bertemu dengan calon nasabah. Apakah akan ada follow-up oleh AO dan diberi kredit oleh KCU, atau tidak.

Karena selama ini yang sering kita dapati adalah KCP memberikan nama dan nomor telpon saja untuk di follow-up oleh AO. Terkadang setelah kita kunjungan itu istilahnya “zonk”. Contohnya ketika saya dari KCU Semarang mengadakan kunjungan ke KCP Weleri, Kendal, yang berjarak 1,5 jam. Itu pulang pergi saja sudah makan waktu 3 jam. Itu bukan salah KCP juga, karena pimpinan KCP biasanya backgroundnya operasional, jadi ada ketakutan untuk menawarkan dan follow-up kredit. Dan memang proses kredit dilakukan oleh KCU.

Satu, itu buang-buang waktu. Dua, buang-buang tenaga. Tiga, itu juga perlu biaya. Nah, kami merasa alangkah baiknya, jika ada satu aplikasi sederhana di mana KCP memasukkan data referral ke dalam suatu sistem skoring sederhana yang menentukan layak tidaknya nasabah di approach, follow-up lebih lanjut, atau diberi kredit. Baru kami, tim AO, melakukan kunjungan.

Jadi dengan ide aplikasi ini, kami harapkan KCP bisa memberikan skoring terhadap referral melalui metode yang sederhana. Misalnya, KCP akan menanyakan beberapa poin, termasuk jumlah angsuran, dan poin-poin pertanyaan lain yang sudah diinput terlebih dahulu ke dalam aplikasi tersebut. Seperti mengisi form online.

Lalu apa yang terjadi selanjutnya?

Kemudian tim kami, 2 AO dan 1 kepala KCP dari KCU Semarang, dikirim ke Jakarta untuk presentasi di depan pimpinan-pimpinan pejabat Eselon I. Di situ kami mendapat banyak masukan dan hal-hal yang harus diperbaiki.
Setelah itu, ternyata kami lolos 12 besar. Di sini kami present lagi di depan direksi, masih di Jakarta.

Seperti apa rasanya ketika presentasi ide hingga akhirnya menang?

Jadi, karena background kami bukan IT dan kami tidak tahu apapun tentang coding, atau yang berhubungan dengan membuat aplikasi, materi presentasi kami hanya menggunakan Microsoft Excel.

Kami lihat saingan kami keren-keren semua presentasinya dan sudah bisa diaplikasikan, sementara sistem skoring yang kami buat hanya pake excel. Sampai direksi pun komentar tentang alat yang kita pakai untuk presentasi. Hahaha!
Kami sudah hopeless, ditambah kami dapat giliran presentasi paling akhir. Kami udah yakin akan kalah.

Sampai hari terakhir, waktu acara BCA award pun kami gak berharap apa-apa, berangkat aja. Kami gak nyangka kami menang. Jadi ketika diumumkan kami termasuk 5 besar pemenang di hadapan direksi, komisaris, itu udah mau nangis.

Dan rewardnya kami jalan-jalan ke Korea. Hehe..

Inov2

Sekarang Anda sudah meraih prestasi dengan inovasi yang Anda dan tim ajukan di ajang BCA Innovation Awards, tapi boleh diceritakan sedikit bagaimana saat Anda pertama masuk BCA? Apa ada kesulitan mempelajari dunia perbankan?

Background saya sebenarnya adalah sarjana farmasi, apoteker. Masuk perbankan, jujur saya kaget. Saya ga ngerti dunia ini sama sekali karena saya juga bukan pencinta akuntansi. Bahasa-bahasa ekonomi semuanya buat saya itu baru. Cuma dalam satu tahun BCA membekali itu semua dengan baik.

Jadi kita dipersiapkan dengan dasar-dasar seperti, apa itu kredit, apa itu perbankan, apa itu operasional, BCA perkenalkan itu selama satu tahun pendidikan itu. Kita seperti disekolahin sama BCA untuk mengenal tentang perbankan.

Boleh share suka-duka atau tantangan yang pernah dirasakan?

Kalo di BCA sebagai AO tantangannya pasti banyak, sama seperti AO lain, karena selain sebagai marketing kita juga sebagai analyst. Tantangan lainnya juga ada, seperti bagaimana cara maintain dan prospect nasabah, approach nasabah, dan kasih solusi yang semuanya sesuai sama kebutuhan nasabah.

Persaingan internal kami juga tidak saling menjatuhkan atau sikut-sikutan. Di kami, semua tertata dengan baik, pertemanan di kantor pun menyenangkan, jadi kita enjoy dan have fun. Jadi, bekerja ga semengerikan itu.

Mudahnya, kita ga perlu prospek door to door, karena database nasabah sudah sangat banyak dan mungkin hingga beberapa tahun ke depan itu tidak akan habis kita kelola. Teknologi dan sistem semua sudah ada dan dilengkapi oleh BCA, tinggal bagaimana kita mengolahnya. Dan kalau bisa ikut kongres hadiahnya ke Korea. hahaha!

Apa ada benefit lain yang dirasakan ketika bergabung dengan tim AO/RO BCA?

Dari AO/RO sendiri sih, banyak bisa kita dapatkan. Yang pertama adalah, kita punya kenalan, jaringan yang jauh lebih banyak karena nasabah BCA sangat banyak. Umumnya pemilik fasilitas kredit ini bukan orang-orang biasa, jadi selain jaringannya, kita juga belajar banyak tentang usaha dan bisnis orang.

Kedua, kita punya teman sangat banyak, karena AO pasti akan perlu bantuan dari banyak pihak, jadi kita pasti kenal dengan orang-orang di tim operasional, admin, Kanwil (kantor wilayah), dan sebagainya.

Yang ketiga adalah pengalaman ketika saya dikirim untuk kongres AO, untuk pemilihan Duta AO Nasional, kebetulan saya masuk 9 besar dan itu dapat reward juga ke Korea sebagai AO Officer Terbaik 2017.

Ada tips atau pesan untuk yang ingin bergabung dengan tim AO/RO BCA, khususnya yang tidak memiliki latar belakang atau asing dengan dunia perbankan?

Tipsnya menurut saya sih, mau belajar, punya semangat, dan tanggung jawab.

Seru banget ya pengalaman Linda jadi AO di BCA! Yuk, gabung dengan tim AO dan RO BCA sekarang juga! Tidak hanya AO atau RO, apapun peluang karir yang Anda inginkan di BCA, Anda akan didukung oleh berbagai pelatihan berkualitas dari BCA Learning Institute. Jadi tidak perlu khawatir, Anda tetap bisa belajar dan berkontribusi dalam proses lahirnya inovasi layanan perbankan. Cek tautan https://karir.bca.co.id/peluang-karir/ untuk dapatkan informasi tentang peluang bergabung bersama BCA.

 

Start Your Career @BCA Now

 
Masih pelajar dan ingin merasakan dunia kerja?
Ikuti program Magang Bakti BCA Di Sini

Lulusan Fresh graduate? Belum memiliki pengalaman kerja profesional?
Cari tahu informasi posisi yang cocok untuk Anda Di Sini

Punya ambisi dan impian untuk meraih sukses dan membutuhkan tantangan? Cari Tahu Di Sini

Hubungi Kami

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs BCA. 
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.