Berita & Artikel

Posted on: 30-10-2018

Kriteria dan Tips Menjadi AO/RO BCA yang Terdepan

Melanjutkan wawancara dengan Bapak Liston Nainggolan selaku Executive Vice President divisi Bisnis Komersial dan SME BCA, pada bagian kedua ini, Bapak Liston akan berbagi tentang kriteria ideal AO/RO BCA. Buat Anda yang ingin mempersiapkan diri menjadi AO/RO di BCA, yuk, simak kelanjutan wawancara serunya di sini.

Menurut Bapak Liston, menjadi AO/RO di BCA adalah pengalaman yang tak ternilai. Para AO/RO akan mendapatkan bekal yang tidak hanya bisa digunakan dalam pekerjaan namun juga dalam kehidupan pribadi.

Aoro3

Luas banget dan itu saya pikir satu bekal yang tak ternilai. Ibaratnya kalau kamu sudah
kenal banyak orang terutama pebisnis, kalau kamu mau berbisnis sudah lebih gampang.
- Liston Nainggolan, Executive Vice President divisi Bisnis Komersial dan SME BCA

Jadi pengalaman yang didapatkan dengan menjadi AO/RO di BCA itu bisa dibawa ke mana-mana ya, Pak?

Iya, bisa ke mana-mana. Kamu juga bisa kenal banyak orang dengan beragam profesi, jadi beragam juga networking-nya. Di hidup ini kan salah satu kunci untuk kita bisa sukses dan hidup lebih indah kan banyak networking ya. (tertawa). Jadi mau butuh ini atau mau tahu ini ada yang kenal. Jadi bisa ngobrol, dan lain sebagainya.

Yang paling utama ya sesuai dengan tata nilai BCA ya.  Kita kan punya tata nilai customer focus, jadi bagaimana bisa memberikan layanan dan solusi tuntas ke nasabah. Kedua, integritas. Itu paling penting, apalagi kerja di bank dan berhubungan dengan bisnis nasabah. Lalu, kerjasama tim. Ketika nasabah kemudian butuh produk tertentu, AO/RO kan harus berhubungan dengan divisi lain juga. Jadi harus punya satu spirit, continuous improvement. Artinya, terus meningkatkan kemampuan diri supaya bisa tetap memenuhi kebutuhan-kebutuhan nasabah.

Nah, diluar itu saya pikir, kita juga butuh yang bisa berkomunikasi dengan baik. Kalau ketemu nasabah yang seperti ini harus seperti apa cara komunikasinya. Lalu harus punya jiwa penolong gitu ya, senang gitu kalau bisa bantu orang lain. Karena itu akan dirasakan nasabah dan membuat nasabah sangat setia. Selain itu juga tahu kondisi dan perkembangan saat ini, jadi bisa nyambung kalau ngomong dengan nasabahnya.

Berarti, kalau untuk yang mau bergabung jadi AO/RO di BCA, tidak harus dari background pendidikan khusus ya, Pak?

Saya pikir sekarang pendidikan kan sudah beragam ya. Artinya di setiap pendidikan pasti sudah dibekali dengan logika berpikir, berpikir secara terstruktur, dan lain sebagainya. Jadi nggak harus sih, yang penting dia punya personality yang bagus sehingga ketika dia melakukan interpersonal relationship dengan nasabah maupun dengan komunitas tertentu, dia bisa melakukannya dengan baik.

Lalu untuk para lulusan baru yang mungkin masih bingung untuk bergabung jadi AO/RO di BCA, menurut Bapak, kenapa mereka harus bergabung dengan AO/RO BCA?

Yang pertama, kenapa harus jadi AO RO BCA, kita ambil contoh gampangnya aja ya. Misalnya saya baru lulus dan orang tua saya punya bisnis terus saya bingung mau kerja di mana. Saya pikir paling tepat memulainya dengan jadi  AO/RO di BCA. Kalau saya jadi AO/RO di BCA, Saya bisa mulai belajar terkait bisnis yang bukan terkait bisnis orang tua saya saja, karena dibekali itu di BCA. Saya tahu bagaimana berhubungan dengan pebisnis lain, jadi punya satu kemampuan komunikasi dan relationship. Lalu dalam melakukan pekerjaan saya jadi kenal banyak orang non pebisnis juga, itu kan sudah tambah networking. Sehingga dengan jadi AO/RO, secara tidak sadar sudah tambah lengkap pengetahuan bisnis saya.

Nah, itu kalau orang tua pebisnis. Kalau orang tua saya bukan pebisnis, saya masuk AO/RO juga tetap tidak perlu khawatir. Karena walau zaman sekarang hampir semua bisa digantikan dengan teknologi atau digantikan sistem, tapi pekerjaan terkait berkomunikasi dan melakukan relationship dengan orang lain itu masih sangat diperlukan. Oke ada robot yang canggih, tapi tetap terbatas kan. Kadang-kadang situasinya kita ketemu orang dengan latar belakang berbeda, pendidikan berbeda.

Untuk menjaga hubungan dengan nasabah, interview nasabah untuk melihat kebenaran antara data dan hasil interview itu tetap butuh AO/RO. Bisnis apapun kedepan, atau pekerjaan apapun kedepan, yang namanya hubungan interpersonal, hubungan dengan banyak orang itu belum bisa digantikan sesempurna manusia berkomunikasi satu sama lain. Jadi itulah satu peluang yang besar bagi AO RO. Bahwa dia tidak tergantikan, sangat dibutuhkan, dan masih akan dibutuhkan lagi kedepannya. Tadi satu lagi apa?

Bisnis apapun kedepan, atau pekerjaan apapun kedepan, yang namanya hubungan
interpersonal, hubungan dengan banyak orang itu belum bisa digantikan sesempurna
manusia berkomunikasi satu sama lain. - Liston Nainggolan

Tips untuk menjadi AO/RO yang sukses di BCA, Pak.

Saya pikir kalau untuk menjadi AO/RO yang sukses, pertama itu, yang tadi ya.. Senang berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain. Jadi itu bisa dilatih, dan kalau dia sudah punya kemampuan itu tentunya akan lebih gampang lah.  Kemudian, kedua, AO/RO yang sukses itu mau terus belajar meningkatkan dirinya. Karena dari saya punya pengalaman, berhubungan dengan satu nasabah saya jadi bisa pakai pengetahuan yang saya dapat untuk diterapkan juga ketika bertemu dengan nasabah lain. Itu satu pengetahuan yang tidak ada di buku, karena itu real di lapangan, yang bisa jadi bekal kita. Kita jadi banyak tahu bisnis, banyak tahu tipikal orang, dan disamping itu bisa terus belajar terkait kondisi terkini di dunia bisnis maupun di dunia perbankan.

Kemudian, yang ketiga, senang bekerjasama dengan yang lain, karena kadang-kadang dalam pekerjaannya AO/RO butuh support dari unit-unit lain, pemilik produk, dan bahkan dari nasabah-nasabah lain misalnya untuk kasus nasabah tertentu. Karena kadang-kadang, kita bisa mendapatkan nasabah baru dari referral nasabah yang memang senang dengan kita. Nah, kita harus jaga itu networking. Selain itu ya, dia tetap ingin maju lah ya, karena terbuka banyak kesempatan, jadi jangan takut, terus berusaha untuk maju, ada kesempatan di ambil. Saya pikir kalau dia sudah membekali diri, ketika kesempatan itu datang pasti dia terpilih. Peluangnya besar banget, lho. Dan kalau saya memang senang belajar, jadi tidak usah belajar dengan buku, dengan ketemu orang lain dan lihat bisnis orang lain itu juga sudah belajar menurut saya.


Gimana, sudah gak bingung lagi kan setelah baca kelanjutan wawancara seru dengan Pak Liston di atas? Kalau kamu makin tertarik gabung dengan tim AO/RO BCA, kamu bisa baca info selengkapnya di http://bit.ly/KarirBCA-AO-RO. Melewatkan wawancara bagian pertama? Jangan khawatir, kamu bisa baca hasil wawancaranya di sini.

Start Your Career @BCA Now

 
Masih pelajar dan ingin merasakan dunia kerja?
Ikuti program Magang Bakti BCA Di Sini

Lulusan Fresh graduate? Belum memiliki pengalaman kerja profesional?
Cari tahu informasi posisi yang cocok untuk Anda Di Sini

Punya ambisi dan impian untuk meraih sukses dan membutuhkan tantangan? Cari Tahu Di Sini

Hubungi Kami

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs BCA. 
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.