Berita & Artikel

Posted on: 13-02-2019

Kenalan dengan Profesi Business Analyst di Bank BCA (#1)

Pada artikel yang terbagi menjadi dua bagian ini, kita akan ngobrol seru dengan para peserta Program Business Analyst (PBA) mengenai pengalaman mereka selama mengikuti program ini dan juga ketika mereka telah bergabung di BCA. Bagi kamu yang ingin tahu tentang profesi Business Analyst (BA) dan PBA di BCA itu seperti apa, yuk simak obrolan dengan Eddy, Raymond, dan Valen berikut ya!

 

Credible dan fancy. Menurut Eddy (E), kedua kata itu adalah beberapa alasan yang membuatnya memilih untuk mendaftarkan diri di PBA BCA. Selain itu, ternyata beberapa saudara dan temannya juga sudah lebih dulu bekerja di BCA. Lain halnya dengan Raymond (R) dan Valen (V) yang masing-masing  mendaftar PBA melalui Linkedin dan Job Fair di kampus. Berikut adalah kutipan perbincangan bersama ketiganya.

 

Jadi memang aku gak apply ke mana-mana, cuma ke BCA. Untungnya keterima! (tertawa) - Eddy, peserta PBA angkatan I.  

 

Kalau aku, yang jadi pertimbangan aku juga, karena BCA sebagai bank swasta terbesar di Indonesia. Lalu, customer experience aku dengan bank BCA juga lebih bagus dibanding dengan bank-bank lain. Aku juga lihat dari harga saham yang terus meningkat dan brand BCA yang sudah dikenal. - Raymond, peserta PBA angkatan V.

 

Kalau aku, karena prosesnya cepet banget dari awal sampai akhirnya aku dipanggil. Yang utama karena namanya juga sudah besar dan semua orang tahu, berarti kan banyak reputasi baiknya. Jadi ya, kenapa ngga! - Valen, peserta PBA angkatan V.

Tidak hanya itu, Raymond, Eddie, dan Valen juga berbagi tentang pengalaman mereka ketika mengikuti proses seleksi hingga masa pelatihan di PBA. Raymond merasa proses wawancara yang dilaluinya mudah dan mengalir begitu saja. Bagi Eddy, pengalamannya yang paling berkesan adalah pada tahapan interview bersama user. Pengalaman ini baru dirasakannya justru setelah diterima. Ia tak menyangka orang-orang yang dulu mewawancarainya adalah para kepala unit kerja di divisi terkait. “Jadi groginya justru ketika sudah diterima, ternyata untuk tahapan seleksi saja sangat diperhatikan oleh manajemen.” (tertawa)

“Kalau aku, waktu masa pelatihan tahap satu dan dua kan ujian tertulis. Jadi aku grogi karena bahannya banyak banget!”, ujar Valen diikuti tawa lainnya. “Tapi terpakai terus lho sampai aku OJT (on job training), tutupnya. Obrolan pun dilanjutkan dengan ketiganya berbagi alasan mereka memilih PBA.

Ada alasan khusus nggak, kenapa memilih BA?

R: Waktu mendaftar, Aku belum tahu BA itu apa, tapi aku coba cari tahu dari Youtube dan artikel-artikel di internet. Ternyata BA itu seperti konsultan internal dan pekerjaannya juga menarik. Bagaimana kita melihat sebuah masalah dari sisi IT dan dari sisi bisnis, dan bagaimana kita bisa menyelesaikan masalah tersebut.

E: Kalau aku awalnya ingin daftar program lain tapi ternyata programnya sudah tidak ada, jadi teman aku saranin aku ikut program lain yang ada di karir.bca.co.id. Nah, dari sekian banyak program yang ada di website karir BCA, yang cocok dengan background jurusan aku di sistem analis, itu BA. Akhirnya aku daftar dan kebetulan langsung ditelepon, langsung masuk untuk tes, interview, dan sebagainya.

V: Kalau aku dari job fair di kampus. Aku coba BA, karena aku rasa paling cocok dengan aku.

Tapi waktu itu sudah kebayang belum BA itu kerjanya seperti apa?

R: BA sebenarnya kan lagi hot ya di seluruh dunia. Jadi kalau cari deskripsi pekerjaannya itu cukup mudah sih di internet. Bisa di Linkedin atau di Youtube. Setelah aku masuk ke PBA juga secara umum kurang lebih sama deskripsi pekerjaannya. Yang membutuhkan penyesuaian itu lebih ke tools dan juga prosedurnya.

E: Iya, seperti ternyata BA tidak cuma desain sistem (bikin requirement) tapi kita juga bikin ketentuan dan prosedur. Tapi kalau memang yang background-nya BA atau IT mungkin sudah lebih familiar ya dengan BA.

V: BA itu yang mengumpulkan semua kepingan puzzle supaya lebih jelas gambaran umum suatu proyek itu akan seperti apa kedepannya. Kepingan puzzle itu bisa macam-macam dan bisa datang dari tim produk atau tim IT, misalnya.

Selain PBA kan ada program juga untuk staff, apa ada alasan khusus memilih ketika memilih salah satu program tersebut?

E: Kalau Aku, karena dengan ikut program, kita tidak langsung masuk kerja, tapi dibekali dulu. Jadi dapat pengenalan kerja di bank seperti apa. Itu alasan utamaku sih.

V: Sama. Jadi kita diajarkan dulu tentang dunia perbankan dan produk-produknya agar ketika masuk kita sudah tahu istilah dan gambaran dunia perbankan secara umum. Selain itu juga karena lebih terstruktur dan jelas jenjang karirnya.

Lalu, materi yang selama ini diajarkan di PBA itu terpakai tidak ketika kalian terjun ke suatu proyek?

Semua: Iyaa!

E: Pengenalan perbankan mulai dari produk, solusi, dan langkah-langkah pengembangan dalam melakukan aktivitas dan pelayanan itu terpakai juga. Materi di PBA juga berguna sekali hingga sekarang. Kita kan mulai dari belajar teori, lalu ada roleplay, dan terakhir diuji. Jadi kita sudah tahu. Trainer-nya oke semua, tidak kaku, dan gak ajarin teori terus. Ternyata dalam prakteknya orang bank itu tidak kaku ya tapi asyik dan fun.

V: Selain hard skill, kita juga belajar soft skill. Melalui belajar presentasi, kita jadi tahu cara untuk menyampaikan sesuatu dengan baik. Jadi kita dapat masukan, seperti kurangnya dimana dan best practice-nya apa. Karena setelah OJT (on the job training) kita ada tanggung jawab untuk mempresentasikan apa yang kita kerjakan.

Ternyata proses pendaftaran PBA tidak rumit ya, teman-teman. Selain itu, para pengajarnya juga menyenangkan dan seru. Masih ingin tahu lebih banyak lagi pengalaman Eddy, Valen, dan Raymond setelah mendaftar PBA? Ikuti artikel bagian kedua di sini ya . Bagi kamu yang langsung ingin daftar PBA, kamu bisa klik tautan yang ini ya, http://bit.ly/KarirBCA-PBA.

Start Your Career @BCA Now

 
Masih pelajar dan ingin merasakan dunia kerja?
Ikuti program Magang Bakti BCA Di Sini

Lulusan Fresh graduate? Belum memiliki pengalaman kerja profesional?
Cari tahu informasi posisi yang cocok untuk Anda Di Sini

Punya ambisi dan impian untuk meraih sukses dan membutuhkan tantangan? Cari Tahu Di Sini

Hubungi Kami

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs BCA. 
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.