PERHATIAN

BCA tidak memungut biaya apapun selama proses pendaftaran dan seleksi karir berlangsung.

ARTIKEL

Proper Framework for Proper Goals

06 May 2021

Siapa yang setuju kalau kerangka kerja (framework) yang dipergunakan oleh sebuah tim dapat mempengaruhi hasil kerja tim tersebut? Setiap perusahaan pasti punya framework yang berbeda-beda, dan tanpa disadari kadang kala masih banyak loh framework yang kurang efektif sehingga membuat target tidak tercapai. Oleh karena itu, setiap perusahaan harus cerdik dalam menggunakan framework yang tepat agar target yang diharapkan tercapai.

Scrum merupakan salah satu framework yang menggunakan prinsip-prinsip pendekatan agile. Umumnya, metode agile Scrum diimplementasikan oleh perusahaan berbasis teknologi karena dinilai dapat meningkatkan performa tim secara efektif. Teknik Scrum juga dapat dilakukan di sebuah kepanitiaan ataupun project diluar bisnis teknologi informasi.

Ada 3 peran yang terbagi dalam melakukan teknik Scrum, antara lain: 

1. Product Owner: Memastikan tim untuk mengembangkan sebuah produk yang memiliki nilai bisnis yang dibutuhkan oleh klien.

2. Scrum Master: Mendukung dan menyokong keseluruhan Scrum team untuk bekerja sesuai dengan Scrum guide.

3. Development Team: Berperan sebagai developer produk yang telah direncanakan.

BCA sebagai salah satu perusahaan yang terus berinovasi untuk nasabahnya selalu berupaya menerapkan framework yang terbaik bagi karyawan agar dapat bekerja secara nyaman dan efektif. Salah satu framework yang diterapkan BCA adalah Scrum. Dengan framework ini, karyawan BCA dapat bekerja lebih efektif, terstruktur dan agile dalam menangani ratusan project yang ada setiap tahunnya.

Ada beberapa manfaat dari Scrum framework yang sudah BCA rasakan secara langsung, seperti: 

1. Setiap anggota tim Scrum dapat mengetahui prioritas pekerjaan yang harus dikerjakan terlebih dahulu sesuai dengan project yang akan diimplementasi.

2. Setiap progress pengerjaan maupun kesulitan yang dialami oleh setiap anggota tim dapat diketahui karena adanya pertemuan harian (Daily Scrum).

3. Komunikasi yang dijalin seluruh anggota tim semakin efektif sehingga lebih menghemat waktu.

4. Fitur atau produk yang dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dan dapat terus ditingkatkan seiring dengan berjalan nya waktu.

5. Mudah beradaptasi dengan perubahan dan situasi yang tidak terduga saat pengerjaan project.

Selain ada manfaat yang sudah dirasakan BCA, ada tantangan yang masih perlu dihadapi dalam penerapan Scrum framework ini, antara lain:

1. Membutuhkan komitmen yang tinggi dari seluruh anggota tim. Ketika salah satu  anggota tidak dapat berkomitmen dengan baik, maka project yang dikembangkan tidak bisa selesai atau bahkan gagal.

2. Jika terlalu sering terjadi pergantian anggota tim atau pergantian prioritas fitur, maka pengembangan produk dapat terhambat.

3. Scrum membutuhkan komunikasi yang transparan antar anggota tim dalam mengerjakan project. 

Framework yang tepat pastinya tidak hanya bertujuan untuk mencapai target yang diharapkan, tetapi juga memperhatikan pihak yang terlibat dalam pengerjaannya. Apapun framework yang diterapkan memiliki manfaat dan tantangan dalam implementasinya. Diskusikan framework yang tepat bersama pihak yang terlibat untuk mencapai tujuan bersama. Great framework created by a team, not by your own.

Di #ITBCA kami pun menggunakan berbagai metode salah satunya adalah Scrum framework untuk menyelesaikan berbagai project yang ada. Apabila kamu merupakan lulusan Teknik Informatika atau memiliki minat di bidang IT dapat mencoba melamar kerja di #ITBCA dengan mengakses website www.karir.bca.co.id/it
Selamat mencoba !

Artikel Lainnya

Cari Karir