BCA tidak memungut biaya apapun selama proses pendaftaran dan seleksi karir berlangsung.
25 September 2026
Kamu kuliah Teknik Sipil, tapi passion karirmu justru di bidang Business Analyst?
It’s okay! Berkarir di bidang yang berbeda dari jurusan kuliah itu sangat mungkin. Fenomena ini dikenal sebagai field-of-study mismatch, yaitu ketika seseorang bekerja di bidang yang berbeda dari bidang pendidikan yang ditempuhnya.
Lalu, boleh nggak sih mengambil career path yang berbeda dari jurusan kuliah? Dan, apakah perusahaan juga mempertimbangkan kandidat dengan background pendidikan yang berbeda dari posisi yang dilamar?
Friends, sebelum mengambil langkah besar, ada beberapa hal yang perlu kamu tahu agar lebih siap dan memahami apa yang dicari perusahaan.
Jurusan Bukan Satu-satunya Pertimbangan
Seiring berkembangnya kebutuhan dan dinamika dunia kerja, berkarir di bidang yang berbeda dari jurusan kuliah menjadi hal yang semakin umum. Dalam proses rekrutmen, latar belakang pendidikan atau jurusan kuliah bukan satu-satunya hal yang menggambarkan potensi seorang kandidat. HR juga akan menilai dari skills, kemampuan hingga pengalaman dari kandidat.
Jika kamu memutuskan untuk berkarir di bidang yang berbeda dari jurusan kuliah, coba tanyakan pada diri sendiri: “Skills, kemampuan, dan pengalaman apa yang aku punya dan relevan dengan pekerjaan ini?” Dengan begitu, kamu bisa lebih memahami value yang bisa kamu bawa dan apa yang perlu kamu kembangkan untuk mempersiapkan langkah karirmu. Ada beberapa hal yang bisa kamu siapkan:
Kenali transferable skills-mu
Coba lihat kembali pengalaman yang sudah kamu punya. Kemampuan seperti komunikasi, problem solving, teamwork, analytical thinking, hingga project management bisa diterapkan di berbagai bidang pekerjaan.
Pahami skills yang dibutuhkan
Cari tahu skills yang dibutuhkan dari posisi yang ingin kamu tuju melalui job description dan requirements-nya. Dari sini, kamu bisa melihat skills yang sudah kamu punya dan apa yang masih perlu dikembangkan.
Tambahkan pengalaman yang relevan
Kalau masih ada skill gap, kamu bisa mulai membangun pengalaman lewat kursus, sertifikasi, freelance, personal project, organisasi, atau volunteer. Yang penting, terus belajar dan beradaptasi dengan kebutuhan bidang yang ingin kamu masuki.
Tunjukkan cerita di balik pengalamanmu
Saat melamar lintas jurusan, jangan hanya menyebutkan background pendidikanmu. Ceritakan bagaimana pengalaman dan skill yang kamu miliki bisa relevan dengan posisi yang kamu tuju.
Pada akhirnya, perjalanan karir nggak selalu harus berjalan lurus sesuai dengan jurusan kuliah. Yang terpenting adalah bagaimana kamu terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan memanfaatkan pengalaman yang sudah dimiliki untuk membuka peluang baru. Jadi, jangan batasi pilihan karir hanya karena merasa jurusan kuliahmu menentukan arah masa depanmu.
Ada berbagai kesempatan untuk memulai career path di luar background pendidikanmu. Di BCA, Management Development Program (MDP) dan Wealth Management Program (WMP) terbuka bagi lulusan S1 dari semua jurusan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri di dunia perbankan. Siapa tahu, ini bisa menjadi langkah awal untuk menemukan potensi dan perjalanan karir yang belum pernah kamu bayangkan sebelumnya. Daftar MDP melalui link ini atau WMP ke link ini!