PERHATIAN

BCA tidak memungut biaya apapun selama proses pendaftaran dan seleksi karir berlangsung.

ARTIKEL

Burnout Bisa Bikin Depresi?

29 November 2022

Mengetahui tanda-tanda dan bagaimana cara menghindari burnout di tempat kerja sangat penting untuk kesuksesan jangka panjang perusahaan dan karyawan. Memprioritaskan work-life balance dan memastikan karyawan mendapatkan dukungan yang dibutuhkan dapat menjadi kunci untuk mempertahankan karyawan yang bahagia dan produktif. Lantas, bagaimana cara kita mengenali tanda seseorang dengan depresi? 

Kelelahan dan Sulit Tidur
Salah satu alasan seseorang berhenti melakukan kegiatan yang disukai adalah karena merasa selalu lelah. Depresi sering kali disertai rasa lelah yang luar bisa yang dapat menyebabkan tidur berlebihan. Di sisi lain depresi juga dapat menyebabkan insomnia yang berujung kecemasan.

Kecemasan
Walaupun belum terbukti depresi dapat menyebabkan kecemasan, kedua kondisi tersebut dapat terjadi secara bersamaan. Gejala kecemasan meliputi; gelisah, perasaan panik atau takut, detak jantung dan napas yang cepat, gemetar, sulit fokus dan berpikir jernih.

Perubahan Nafsu Makan dan Berat Badan
Pengalaman ini dapat berbeda-beda pada tiap individu, beberapa mengalami peningkatan nafsu makan dan bertambah berat badan, sementara beberapa tidak merasa lapar dan kehilangan berat badan. Salah satu indikasi perubahan pola makan yang disebabkan oleh depresi adalah hal tersebut disengaja atau tidak. Jika tidak, kemungkinan hal tersebut disebabkan oleh depresi.

Emosi Tidak Terkontrol
Depresi dapat menyebabkan perubahan suasana hati. Seseorang dapat merasakan kemarahan dan tiba-tiba menangis hanya dalam selang waktu yang singkat dan tidak dapat mengontrolnya. 

Seperti pepatah “Work Hard - Play Hard”, Friends juga harus memiliki gaya hidup yang seimbang. Sehingga ga cuma raga yang beristirahat tapi jiwa juga ikutan beristirahat. 

Artikel Lainnya

Cari Karir